RNA COMPFEST

Tepat satu bulan yang lalu, acara compfest yang diselenggarakan oleh UI masuk pada hari puncaknya setelah berjalan selama beberapa bulan. Tau ga sih temen-temen, kalau compfest itu merupakan salah satu acara yang diadakan oleh fasilkom UI setiap tahunnya, dan kali ini udah tahun ke 9 acara tersebut berjalan. nah, beberapa waktu lalu, perwakilan kakak-kakak STI angkatan 2014 kita berhasil menang di salah satu event lomba yang diadakan compfest temen-temen. Penasaran ceritanya, yuk sama sama kita simak cerita mereka ~

Kemaren lomba apasih kak ? coba cerita sedikit dong kak apa yang kakak ikutin dan gimana sih suasa na disana?

Lomba Compfest 9 merupakan lomba di bidang IT yang diadakan UI. Lombanya sendiri memiliki banyak kategori lomba terkait IT. Kategori yang kami ikuti adalah Business-IT Case, yang memiliki konsep problem solving permasalahan bisnis suatu perusahaan dengan teknologi informasi, biasanya kasus yang diangkat merupakan kasus resmi yang terjadi di luar negeri. Lomba Business-IT Case ini memiliki 2 tahap, yakni tahap preliminary yg diikuti 190 tim dan tahap final yg merupakan hasil seleksi menjadi 5 tim. Saat final ini kami menjalankan serangkaian mentoring/pelatihan terkait fintech dan pengerjaan case, dilanjutkan kompetisi utama yaitu menyelesaikan Business-IT case dalam waktu 12 jam dan dilanjutkan presentasi di hadapan juri. Untuk tahun ini, tim juri berasal dari Traveloka, Gojek, dan Accenture (IT Consultant)

 

Wah lomba yang kaya gitu, persiapannya udah ngapain aja kak?

Persiapan yang dilakukan tentu mempelajari teknik-teknik pengerjaan case, teknik pembuatan presentasi solusi yang baik, dan teknik presentasi. Semuanya harus dipraktekkan secara kontinu, sehingga cara paling tepat ya latihan mengerjakan case yang tersedia di internet, meminta review kakak tingkat yg lebih berpengalaman, dan sering mengikuti lomba sejenis

itukan secara umum ya kak, kalo perjuangan masing-masingnya gimana kakk? 

Perjuangan yang dilakukan setiap anggota lebih pada mendalami kemampuan dari masing2 peran di tim. Karena dalam 12 jam harus bisa bekerja secara efektif & efisien, masing2 anggota harus bisa mengerjakan perannya di tim dengan cepat dan tepat. Tahun kemarin kami mengikuti kompetisi yang sama dan mendapatkan perolehan juara 3, sehingga kami mulai mengevaluasi diri dan berusaha melakukan pekerjaan dengan pengetahuan dan usaha yang lebih baik di tahun ini. Alhamdulillah, hasil tidak mengkhianati.

Wah selamat ya kakk, trus perasaannya gimana waktu pengumuman juara ?

Awalnya saat diumumkan juara 3 dan juara 2 kami sempat down karena kami pikir kami akan mendapatkan posisi tsb. Jadi saat nama tim kami diumumkan sebagai peraih gelar juara 1 atau champion, kami setengah tidak percaya bercampur senang. Apalagi kami sadar betul kompetitor di 5 besar ini sangat berat dan semuanya sangat berpengalaman di lomba bidang IT, tapi kami memastikan untuk fokus pada tim dan tidak pesimis sebelum bertanding.

Oh iya, lomba bidang IT nya kenapa milih buat ikut Business IT Case kak? kan lomba  compfest yang lain masih banyak tuh

Karena Business-IT case ini masih terbilang baru jika dibanding kategori lomba IT yang lain, tapi sebenarnya sangat mendekati permasalahan di dunia nyata. Di Business-IT case ini sendiri kami seperti memosisikan diri sebagai seorang IT Consultant yang hadir untuk memberikan solusi terbaik dengan analisis yang akurat dan meyakinkan bahwa solusi yang dipilih akan membantu perusahaan untuk keluar dari masalah/kerugian yang sedang dihadapi. Ditambah metode pengerjaan yang sangat unik, yakni 12 jam diasingkan dari dunia luar (secara fisik dan maya) yang membuat tekanan dan semangat kompetisi sangat terasa.

Terakhir nih kak, ada pesan ga buat adik-adik atau teman-teman yang belum berkarya sampe saat ini 

Pesannya, manfaatkan waktu yang ada di kuliah ini untuk mencoba sesuatu hal yang baru, baik gagal atau berhasil. Karena 4 tahun menjalani studi sarjana akan berjalan sangat cepat, sehingga jika hanya keluar dari ITB hanya dengan gelar sarjana tanpa karya rasanya ada yang kurang. Menurut kami, pengembangan diri terbaik dari segi hard skill dan soft skill itu adalah ketika melakukan kompetisi dengan orang yang berada di luar zona nyaman, karena tidak hanya mengukur kemampuan, tapi juga bisa jadi tempat belajar yang sangat efektif untuk mengevaluasi diri.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *