IMG_8154 (Small)

Selamat minggu pagi semua!! Baik, disini kami akan menceritakan kegiatan mahasiswa STI yang sangat produktif saat weekend. Kegiatan ini adalah acara rutin yang setiap tahun dilakukan oleh Asisten Laboratorium Sistem Informasi ITB, yaitu Sharing Lab SI. Untuk sharing kali ini diisi dengan materi yang setiap tahun ada yaitu bagaimana cara membuat presentasi yang komunikatif, baik, enak dipandang, dan menarik perhatian. Selain materi tadi, diisi juga dengan materi request dari mahasiswa STI angkatan tahun 2014 yaitu mengenai Enterprise Maturity Level  yang biasanya dibahas di mata kuliah Manajemen Sumber Daya Sistem dan Teknologi Informasi di semester 4 program studi Sistem dan Teknologi Informasi. Kegiatan ini dilaksanakan tepatnya pada hari Sabtu, 19 Maret 2016 bertempat di Ruang Multimedia Labtek 5 lantai 4, ITB. Baik panitia dan pemateri yang diundang adalah para Asisten Lab SI dan juga ex-Asisten Lab SI yang saat ini telah menjadi Alumni ITB.

IMG_8143 (Small)

Oh ya, langsung saja untuk pemateri awal yang menyampaikan bagaimana membuat presentasi yang baik dan eye catching disampaikan oleh Sheila Hana Fitriani STI 2012. Kak Sheila ini memang jago kalo bikin presentasi yang bagus. Bahkan pada saat lomba ISCC yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Nusantara (Binus), presentasi yang dibuat oleh kak Sheila dinobatkan sebagai presentasi terbaik menurut dewan juri. Bahkan dewan juri yang memujinya berasal dari luar negeri alias bule lho. Bisa menghasilkan presentasi yang baik hanya dalam waktu yang sempit karena lomba (sekitar 2-3 jam) adalah hal yang luar biasa. Tapi kak sheila menyampaikan kepada peserta yang datang dalam acara sharing bahwa sebenarnya dalam membuat presentasi yang baik jangan mepet waktunya. Usahakan luangkan 1 hari untuk membuatnya karena banyak yang harus dipersiapkan seperti penentuan konsep dan warna yang digunakan, mulai dengan lembar presentasi kosong atau hanya melihat contoh template presentasi yang baik, dan tentunya dibutuhkan pula waktu untuk berlatih dalam menghafalkan presentasi yang akan disampaikan. Kak Sheila juga memberi tips kalau sebaiknya presentasi yang kita sampaikan lebih baik di hafal dan jangan membawa kertas contekan saat menyampaikannya karena hal itu bisa menganggu konsentrasi kita dan waktu yang sangat tepat untuk menghafalkan adalah sebelum tidur menurut dia.

IMG_8147 (Small)

Selain hal-hal diatas, masih banyak lagi tips yang disampaikan seperti jangan menggunakan template yang biasa, gunakan gambar dan icon, gunakan shapes, gunakan font yang berbeda dan sesuai, gunakan animasi yang mendukung dalam menyampaikan presentasi, dan masih banyak lagi. Intinya apa yang disampaikan kak Sheila benar-benar hal yang penting dan best practice dari pengalaman dia selama ini dalam membuat presentasi baik untuk tugas mata kuliah ataupun lomba yang dia ikuti. Kami pun diperlihatkan contoh-contoh presentasi buatannya yang memang bagus sekali dan dibandingkan dengan contoh presentasi yang kurang sesuai itu seperti apa.

IMG_8152 (Small)

Owh, oke langsung ke cerita sharing yang sesi selanjutnya diisi oleh kak Dinda Tisi Calista STI 2011 yang saat ini telah lulus dari ITB dan telah bekerja di Perusahaan Veritrans Indonesia. Kak Dinda juga dulunya adalah Asisten Lab SI dan juga sebagai koordinator asisten mata kuliah Manajemen Sumber Daya STI. Nah, karena itulah kak Dinda akan bercerita lebih jauh mengenai materi maturity level dari perusahaan dan tidak terbatas dalam hal itu juga namun hal yang lebih besarnya lagi yaitu mengenai “The Importance of Information Management”. Pada awal sesi Kak Dinda, dia menceritakan mengenai perkembangan bisnis yang sangat cepat karena akibat dari semakin cepatnya pula arus informasi yang datang, masuk, dan berputar di perusahaan. Saat ini manajemen informasi bukan menjadi hal yang baru bagi perusahaan, malah manajemen informasi menjadi hal yang harus hidup di perusahaan seperti darah yang mengalir di pembuluh darah manusia. Agar perusahaan dapat survive dalam menjalankan bisnisnya, dibutuhkanlah manajemen informasi yang baik. Materi lain yang disampaikan oleh Kak Dinda tentunya adalah mengenai maturity level. Menurut buku karangan Jim Davis yaitu Information Revolution: Using The Information Evolution Model To Grow Your Business, bahwa perusahaan dapat digolongkan menjadi 5 level menurut Information Evolution Model, yaitu Operate, Consolidate, Integrate, Optimize, dan Innovate. Setiap level tersebut akan menggambarkan karakteristik dari perusahaan yang dilihat dari 4 dimensi, seperti infrastruktur, knowledge process, human capital, dan culture.

Kak Dinda menjelaskan bahwa kita perlu tahu mengenai level-level ini, namun menurut dia bukan itu yang terpenting. Paling penting dari semuanya itu adalah kita tahu mengapa alasan sebuah perusahaan digolongkan ke dalam level itu, keunggulan dan kekurangannya, serta bagaimana cara perusahaan tersebut untuk lebih meningkatkan sumber daya yang dimilikinya. Di sesi kali ini, Kak Dinda tidak hanya menyuapi peserta sharing dengan materi yang disampaikan, tapi dibuka juga sesi diskusi terbuka dengan melihat berbagai case study yang menyangkut materi yang disampaikan. Bahkan, case study yang menjadi bahan diskusi adalah hal yang riil, yang benar-benar terjadi saat ini di beberapa contoh perusahaan. Sesi dari Kak Dinda ditutup dengan beberapa cerita mengenai pengalaman kerja yang telah dijalani oleh dia. Banyak cerita menarik dan fakta-fakta unik yang disampaikan oleh Kak Dinda selama sesi sharing bebas tersebut.

Oh ya, pesan sponsor nih, untuk mahasiswa STI 2014 yang gak bisa datang ke acaranya dan mau kepo-kepo tentang ilmuanya, silahkan menghubungi Asisten Lab SI untuk minta materi sharing yang disampaikan. Terima kasih dan semoga bermanfaat ilmunya untuk kehidupanmu. :)

IMG_8154 (Small)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *