workshop

Sabtu, 14 November 2015

ASSISTS ( Association of Information System and Technology Students ) menyelenggarakan kompetisi ASSISTS BIST League yang bertujuan untuk melatih mahasiswa program studi sistem dan teknologi informasi untuk menjadi konsultan profesional yang mampu memberikan solusi terbaik penerapan sistem dan teknologi informasi dalam sebuah bisnis. Untuk mencapai tujuan tersebut diadakan workshop yang melatih peserta untuk menjadi seorang profesional. Workshop BIST League diberikan oleh kak Niki Tsuraya Yaumi ( STI 2008 ) yang memberikan materi “Build a Business Case” serta Dinda Tisi Calista ( STI 2011) yang memberikan materi “Presenting Like a Champion”.

Kak Niki berbagi ilmu dari segudang pengalamannya sebagai lulusan S2 Manajemen Information System di University of Warwick, Chief Operation Officer Start Up GOERS, dan pengalaman bisnis serta kerja profesional lainnya. Kak Niki menyampaikan alur berpikir yang baik dalam menyelesaikan sebuah kasus. Selanjutnya, Kak Dinda berbagi ilmu bagaimana menyampaikan solusi yang kita buat dengan style konsultan professional. Kak Dinda merupakan anggota tim Baskarry yang menjadi juara 1 Business IT Case Compfest UI 2014 serta juara 2 ISCC Binus 2014.

Menurut Taufiq sebagai PiC ASSISTS BIST League, “Di dalam workshop ini peserta aktif bertanya kepada dua pembicara, Saya sangat senang melihat peserta lomba yang merupakan STI angkatan 2011-2014 semangat untuk belajar. Semoga setelah berlatih disini peserta mampu melaksanakan lomba seperti profesional. ”

“Either I Win or I learn, I never Lose”

Salam Semangat untuk 17 tim !

Panitia ASSISTS BIST League

( TAR )

ASSISTS BIST League

ASSISTS BIST League merupakan sebuah kompetisi internal mahasiswa program studi Sistem dan Teknologi Informasi Institut Teknologi Bandung. Di dalam kompetisi ini mahasiswa dituntut untuk menjadi konsultan IT profesional. Mahasiswa harus memberikan solusi terbaik mereka terhadap suatu kasus permasalahan dalam dunia bisnis terkait penerapan sistem informasi dan teknologi informasi. Pada tahun ini 17 tim berpartisipasi sebagai peserta. Setiap tim terdiri dari 3 orang mahasiswa. Panitia mewajibkan setiap tim terdiri dari lintas angkatan dengan tujuan agar terjadinya knowledge transfer di dalam tim. Selain itu setiap tim dipasangkan oleh seorang coach yang merupakan mahasiswa STI atau alumni STI yang berprestasi saat kuliah dan karirnya. Setelah workshop tersebut peserta akan memasuki tahap penyisihan dengan tantangan menyelesaikan dua kasus hanya dalam waktu 4 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *